SENYUM GUGUR DI PENGHUJUNG DOA

SENYUM GUGUR DI PENGHUJUNG DOA

1
SENYUM GUGUR DI PENGHUJUNG DOA. Kadang-kadang hidup ni mengajar Sis untuk diam. Bukan sebab tak ada rasa, tapi sebab terlalu banyak rasa sampai tak tahu macam mana nak luahkan. Dari luar, mungkin Sis nampak biasa. 

Masih boleh senyum, masih boleh ketawa, masih boleh jalani hari seperti tiada apa-apa. Tapi hakikatnya, dalam hati ni hanya Allah saja yang tahu betapa beratnya perasaan yang sedang dipikul.

Ada luka yang tak berdarah, tapi sakitnya menusuk setiap hari. Ada sedih yang tak mampu diluah dengan kata-kata. Bukan sebab tak mahu bercerita, tapi sebab Sis sendiri tak tahu dari mana nak mula. 

Dan kadang-kadang, Sis takut… takut bila diluah, orang tak faham. Atau lebih menyakitkan, orang faham tapi tak peduli.

Sis belajar untuk pendam. Sis belajar untuk simpan. Sis belajar untuk nampak kuat, walaupun dalam diam, hati ni rapuh. 

Senyum Gugur Di Penghujung Doa
Hidup ibarat aiskrim, jangan tunggu, kena terus berjalan sebelum CAIR

Malam selalu jadi saksi. Saat semua orang lena, saat dunia sunyi, saat itulah air mata jatuh tanpa dipinta. Menangis dalam diam, tanpa suara. Menangis bukan sebab lemah, tapi sebab hati terlalu penat berpura-pura kuat sepanjang hari.

Sis cuba redha. Sis tahu setiap yang berlaku adalah aturan Allah. Sis tahu Allah takkan uji hambaNya tanpa sebab. Sis tahu, di sebalik setiap sakit, ada hikmah yang sedang menunggu. Tapi jujur, redha itu mudah disebut, namun sangat susah untuk benar-benar diterima oleh hati.

Ada hari Sis rasa kuat. Ada hari Sis rasa kosong. Ada hari Sis tertanya-tanya, kenapa Sis yang perlu rasa semua ini.

Namun dalam semua rasa itu, Sis masih percaya… Allah ada.

Allah nampak setiap air mata yang jatuh. Allah dengar setiap doa yang dipendam. Allah tahu setiap luka yang Sis sembunyikan. Walaupun manusia tak nampak, walaupun manusia tak faham, cukuplah Allah yang tahu.

Sis tak perlukan semua orang faham. Cukuplah Allah ada bersama Sis di setiap saat jatuh dan bangun.

Mungkin hari ini Sis masih terluka. Mungkin hari ini Sis masih menangis. Mungkin hari ini Sis masih belum mampu terima sepenuhnya. Tapi Sis percaya, suatu hari nanti… hati ini akan kembali tenang.

Bukan sebab luka itu hilang, tapi sebab hati ini sudah belajar untuk berserah sepenuhnya kepada Allah.

Dan sampai saat itu tiba, Sis akan terus berjalan. Perlahan, tapi tetap berjalan.

Kerana Sis tahu… Allah tak pernah tinggalkan Sis.


P/S : Emosi pagi-pagi ni.. lapar barangkali … 

إرسال تعليق

1 تعليقات

Thank you for coming by.
Comments are your responsibility.
Any comments are subjected to the Act 588 MCMC 1988.
Comment wisely, and do it with pure intentions.

Happy Blogging.

إرسال تعليق

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top